Repository
Universitas Garut


Tugas Akhir Mahasiswa

Hasil Penelitian Mahasiswa



SELEKSI 22 JAGUNG HIBRIDA BERDASARKAN PENILAIAN KOMPONEN HASIL DAN PARAMETER TUMPANGSARI PADA SISTEM TUMPANGSARI JAGUNG DAN UBI JALAR DI CIKAJANG KABUPATEN GARUT

  • Kategori : TA Mahasiswa
  • Penulis : FAKHRI NASHARUL SYIHAB
  • Identitas : 24031117019-Agroteknologi
  • Abstrak :

    ABSTRAK Fakhri Nasharul Syihab. 2021. Seleksi 22 Jagung Hibrida Berdasarkan Penilaian Komponen Hasil Dan Parameter Tumpangsari Pada Sistem Tumpangsari Jagung Dan Ubi Jalar Di Cikajang Kabupaten Garut. Dibimbing Oleh Jajang Supriatna dan Novriza Sativa. Tumpangsari merupakan pemanfaatan lahan dengan cara menanam dua tanaman atau lebih dalam satu lahan. Kultivar yang kurang sesuai sering kali menjadi permasalahan dalam tumpangsari sehingga hasilnya tidak maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan karakter komponen hasil dan parameter tumpangsari 22 jagung hibrida pada sistem tumpangsari jagung dan ubi jalar. Penelitian telah dilaksanakan di Cikajang Kabupaten Garut dari bulan Januari – Juni 2021. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Penelitian menggunakan 22 hibrida uji dan 5 hibrida komersial sebagai Pembanding. Penilaian komponen hasil dilakukan dengan Uji Least Significant Increase (LSI) pada 7 karakter yang terdiri atas diameter tongkol, panjang tongkol, jumlah baris biji per tongkol, jumlah biji per tongkol, bobot 100 biji per tongkol, bobot biji kering per tongkol utama, dan bobot biji kering per tanaman. Penilaian parameter tumpangsari dilakukan dengan Land Equivalent Ratio (LER), Area time equivalent ratio (ATER), Relative crowding coefficient (K), Agresivitty (A), Competitive ratio (CR), dan Actual yield loss (AYL). Hasil penelitian menunjukan sejumlah hibrida memiliki penampilan yang lebih baik dari hibrida pembanding diantaranya 20 hibrida pada karakter diameter tongkol, 18 hibrida pada karakter panjang tongkol, 19 hibrida pada karakter jumlah baris biji per tongkol, 13 hibrida pada karakter jumlah biji per tongkol, 18 hibrida pada karakter bobot 100 biji per tongkol, 8 hibrida pada karakter bobot biji kering pertongkol utama, dan 15 hibrida pada karakter bobot biji kering. Hasil penilaian parameter tumpangsari berdasarkan LER menunjukkan 3 hibrida uji mengalami keuntungan, berdasarkan ATER menunjukkan 3 hibrida uji mengalami keuntungan hasil, berdasarkan K menunjukkan 3 hibrida uji mengalami keuntungan, berdasarkan A menunjukkan 6 hibrida uji lebih kompetitif dibandingkan ubi jalar, berdasarkan CR menunjukan menunjukan 13 hibrida uji lebih kompetitif dari ubi jalar, dan berdasarkan AYL semua hibrida mengalami kehilangan hasil dengan nilai kehilangan hasil terkecil didapat oleh DR 14 X DR 18. Kata kunci ; Hibrida, parameter tumpangsari, Jagung, Komponen Hasil

Preview

Laman Terkait

SINTA

Science and Technology Index (SINTA)

GARUDA

Garba Rujukan Digital (GARUDA)

RAMA

Repository Penelitian Dosen & Mahasiswa

ARJUNA

ARJUNA Akreditasi Jurnal Nasional